Seri kamera Ricoh GR telah lama dikenal sebagai salah satu k...
Review Ricoh GR IV, Apakah Masih Worth It Dibeli di Tahun 2026?
Ricoh GR series dikenal sebagai kamera compact premium yang menjadi andalan fotografer street photography di seluruh dunia. Setelah penantian panjang, Ricoh merilis GR IV pada akhir 2025 dengan sejumlah pembaruan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Pertanyaannya, apakah Ricoh GR IV masih worth it dibeli di tahun 2026, terutama dengan persaingan ketat dari kamera mirrorless dan smartphone flagship? Artikel ini akan membahas secara mendalam mulai dari desain, performa, kelebihan, hingga harga di Indonesia.
Spesifikasi Utama dan Performa Kamera Ricoh GR IV
Sensor dan Lensa
Ricoh GR IV dibekali sensor 25,7 MP BSI CMOS dengan lensa 18,3 mm f/2.8 (setara 28 mm). Lensa ini terkenal tajam, minim distorsi, dan cocok untuk kebutuhan street photography, landscape, hingga travel.
Kualitas Gambar dan ISO
Rentang ISO hingga 204.800 memberikan fleksibilitas dalam kondisi cahaya rendah. Kualitas gambar pada ISO tinggi meningkat signifikan dibanding GR III, dengan noise yang lebih terkendali.
Autofokus dan Stabilisasi
Sistem autofokus mengalami peningkatan kecepatan, meski masih perlu pembuktian lebih lanjut di kondisi real-world. Dukungan IBIS 5-axis juga membantu menghasilkan foto lebih stabil, terutama saat memotret malam hari tanpa tripod.
Performa Umum
Startup kamera lebih cepat, navigasi menu responsif, dan tombol “ADJ” masih dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan fotografer. Fitur crop mode 35 mm dan 50 mm memberi fleksibilitas framing tanpa harus mengganti lensa.
Ricoh GR IV dibekali sensor 25,7 MP BSI CMOS dengan lensa 18,3 mm f/2.8 (setara 28 mm). Lensa ini terkenal tajam, minim distorsi, dan cocok untuk kebutuhan street photography, landscape, hingga travel.
Kualitas Gambar dan ISO
Rentang ISO hingga 204.800 memberikan fleksibilitas dalam kondisi cahaya rendah. Kualitas gambar pada ISO tinggi meningkat signifikan dibanding GR III, dengan noise yang lebih terkendali.
Autofokus dan Stabilisasi
Sistem autofokus mengalami peningkatan kecepatan, meski masih perlu pembuktian lebih lanjut di kondisi real-world. Dukungan IBIS 5-axis juga membantu menghasilkan foto lebih stabil, terutama saat memotret malam hari tanpa tripod.
Performa Umum
Startup kamera lebih cepat, navigasi menu responsif, dan tombol “ADJ” masih dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan fotografer. Fitur crop mode 35 mm dan 50 mm memberi fleksibilitas framing tanpa harus mengganti lensa.
Kelebihan dan Kekurangan Ricoh GR IV
Kelebihan
Kekurangan
- Desain ringkas, mudah dibawa ke mana saja
- Kualitas gambar sangat baik dengan detail tajam
- Stabilisasi 5-axis mendukung pemotretan low-light
- Penyimpanan internal besar (53 GB)
- Baterai lebih besar dibanding series sebelumnya
Kekurangan
- Harga relatif tinggi di segmen kamera compact
- Perekaman video terbatas hanya Full HD 60p, belum 4K
- Autofokus masih kalah cepat dibanding mirrorless kelas menengah
-
Tidak memiliki weather sealing penuh
Harga dan Ketersediaan di Indonesia 2026
Saat rilis global pada September 2025, Ricoh GR IV dibanderol sekitar US$1.499. Di Indonesia, harga diperkirakan berada di kisaran Rp23–25 juta, bergantung pada distribusi resmi dan pajak impor. Perlu dicatat, GR III resmi dihentikan produksinya, sehingga GR IV menjadi satu-satunya opsi terbaru dalam lini kamera compact Ricoh di pasar Indonesia tahun 2026.
Apakah Masih Worth It Dibeli di Tahun 2026?
Jika dilihat dari sisi kualitas gambar, portabilitas, dan fitur khusus untuk street photography, Ricoh GR IV masih sangat worth it dibeli di tahun 2026. Kamera ini tetap menonjol dibanding kompetitor di segmen kamera compact premium. Namun, untuk fotografer yang lebih mengutamakan video 4K atau sistem autofokus canggih, mungkin akan lebih baik mempertimbangkan kamera mirrorless. GR IV ideal bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman fotografi murni dengan hasil foto berkualitas tinggi.




