Setelah berbagai rumor yang muncul terkait kamera seri terba...
Apa Itu Faktor Crop Lensa? Ini Cara Menghitung dan Contohnya
Memilih lensa kamera bukan hanya soal focal length seperti 24mm, 35mm, atau 50mm. Ukuran sensor kamera juga menentukan seberapa luas sudut pandang yang terlihat pada hasil foto. Di sinilah faktor crop lensa menjadi penting untuk dipahami, terutama bagi pengguna kamera APS-C atau Micro Four Thirds.
Lensa 50mm, misalnya, dapat memberikan sudut pandang yang berbeda saat dipasang pada kamera full frame dan crop sensor. Dengan memahami crop factor, fotografer dapat memperkirakan equivalent focal length, memilih lensa yang lebih sesuai, serta menghindari kesalahan saat menentukan kebutuhan untuk portrait, landscape, street photography, maupun wildlife.
Bagaimana Faktor Crop Lensa Bekerja?
Ukuran sensor memengaruhi seberapa banyak area yang dapat direkam oleh kamera. Sensor full frame menangkap area gambar lebih luas dibandingkan sensor APS-C ketika menggunakan lensa dan posisi pengambilan gambar yang sama.
Sebagai contoh, lensa 50mm yang digunakan pada kamera APS-C dengan crop factor 1,5x akan memberikan sudut pandang yang kira-kira setara dengan lensa 75mm pada kamera full frame.
Perhitungannya sederhana:
50mm × 1,5 = 75mm
Angka 75mm tersebut dikenal sebagai equivalent focal length atau focal length ekuivalen. Artinya, yang berubah adalah sudut pandangnya, bukan focal length asli dari lensa.
Cara Menghitung Faktor Crop Lensa
Untuk mengetahui equivalent focal length, gunakan rumus:
Focal length lensa × crop factor = equivalent focal length
Sebagai contoh, kamera APS-C Sony menggunakan crop factor sekitar 1,5x.
Jika menggunakan lensa 35mm:
35mm × 1,5 = 52,5mm
Sudut pandangnya kurang lebih menyerupai lensa 52,5mm pada kamera full frame.
Pada kamera APS-C Canon dengan crop factor sekitar 1,6x:
35mm × 1,6 = 56mm
Sementara pada kamera Micro Four Thirds dengan crop factor 2x:
35mm × 2 = 70mm
Perhitungan seperti ini dapat membantu saat menentukan lensa sebelum membeli atau menggunakannya untuk kebutuhan tertentu.
Faktor Crop Lensa pada Berbagai Jenis Kamera
Kamera Full Frame
Kamera full frame memiliki crop factor 1x. Artinya, lensa 50mm akan menghasilkan field of view yang sesuai dengan karakter sudut pandang 50mm pada format full frame.
Kamera APS-C Sony, Nikon, dan Fujifilm
Sebagian besar kamera APS-C dari Sony, Nikon, dan Fujifilm menggunakan crop factor sekitar 1,5x.
Lensa 24mm akan memiliki sudut pandang ekuivalen sekitar 36mm, sedangkan lensa 50mm menjadi sekitar 75mm.
Kamera APS-C Canon
Sensor APS-C Canon umumnya menggunakan crop factor sekitar 1,6x. Lensa 50mm pada kamera tersebut akan memberikan sudut pandang setara sekitar 80mm pada full frame.
Kamera Micro Four Thirds
Sistem Micro Four Thirds memiliki crop factor sekitar 2x. Karena itu, lensa 25mm menghasilkan sudut pandang yang kurang lebih setara dengan 50mm pada kamera full frame.
Contoh Pengaruh Faktor Crop pada Lensa
Perbedaan crop factor menjadi lebih mudah dipahami melalui beberapa contoh berikut.
| Lensa | Full Frame 1x | APS-C 1,5x | APS-C Canon 1,6x | Micro Four Thirds 2x |
|---|---|---|---|---|
| 16mm | 16mm | 24mm | 25,6mm | 32mm |
| 24mm | 24mm | 36mm | 38,4mm | 48mm |
| 35mm | 35mm | 52,5mm | 56mm | 70mm |
| 50mm | 50mm | 75mm | 80mm | 100mm |
| 85mm | 85mm | 127,5mm | 136mm | 170mm |
Tabel tersebut bukan berarti focal length lensanya berubah. Angka tersebut menunjukkan sudut pandang ekuivalen terhadap kamera full frame.




