1. Ukuran Sensor
- Full Frame: 36 x 24 mm
- APS-C: ±23.5 x 15.6 mm
Ukuran sensor yang lebih besar pada Full Frame memberikan hasil gambar dengan kualitas lebih tinggi, terutama dalam kondisi pencahayaan rendah.
2. Kualitas Gambar dan Detail
- Full Frame menangkap lebih banyak detail dan rentang dinamis lebih luas.
- APS-C tetap memberikan kualitas tinggi, cocok untuk penggunaan digital dan cetak skala menengah.
3. Performa Low Light
- Kamera Full Frame unggul dalam kondisi minim cahaya karena ukuran sensornya.
- Noise pada ISO tinggi lebih rendah dibanding APS-C.
Jika Anda sering memotret malam hari, di dalam ruangan, atau suasana konser, Full Frame akan memberi hasil lebih bersih dan tajam.
4. Crop Factor dan Sudut Pandang
- Kamera APS-C memiliki crop factor 1.5x, artinya lensa 50mm akan menjadi setara dengan 75mm dalam sudut pandang.
- Kamera Full Frame menggunakan focal length asli tanpa perubahan.
APS-C menguntungkan untuk fotografi jarak jauh (wildlife atau olahraga), sedangkan Full Frame unggul untuk landscape atau interior.
5. Depth of Field dan Efek Bokeh
- Full Frame memberikan depth of field lebih dangkal, sehingga efek blur (bokeh) lebih dramatis.
- APS-C membutuhkan aperture lebih besar atau jarak lebih dekat untuk menghasilkan bokeh yang serupa.