Lensa Wide Angle untuk Shot Dramatis
Lensa wide angle biasanya memiliki
focal length 16mm hingga 35mm. Jenis lensa ini cocok untuk:
-
Video traveling
- Landscape cinematic
-
Vlog
-
Establishing shot film
Keunggulan utama lensa wide adalah mampu menangkap area luas sehingga video terasa lebih megah dan
immersive.
Namun, lensa wide juga dapat menyebabkan distorsi pada objek jika digunakan terlalu dekat.
Lensa Prime untuk Efek Cinematic Maksimal
Lensa prime atau lensa fix menjadi favorit banyak filmmaker. Jenis lensa ini memiliki focal length tetap seperti 35mm, 50mm, atau 85mm.
Keunggulan
lensa prime cinematic:
-
Ketajaman gambar tinggi
-
Bokeh lebih halus
- Aperture besar
-
Performa bagus di kondisi low light
Lensa 50mm f/1.8 sering disebut sebagai pilihan terbaik untuk pemula karena harganya relatif terjangkau tetapi mampu menghasilkan efek cinematic yang kuat.
Lensa Telephoto untuk Detail Emosional
Lensa telephoto seperti 85mm hingga 200mm cocok untuk close-up dan portrait video. Lensa ini mampu menciptakan efek compression sehingga background terlihat lebih dekat dengan subjek.
Jenis lensa ini sering digunakan untuk:
-
Video wedding
-
Short movie
-
Video portrait
-
Dokumenter cinematic
Telephoto juga membantu menghasilkan blur background yang lebih dramatis.
Lensa Zoom untuk Produksi Fleksibel
Bagi content creator yang membutuhkan fleksibilitas, lensa zoom bisa menjadi pilihan praktis. Contohnya lensa 24-70mm atau 70-200mm.
Keunggulan lensa zoom:
-
Tidak perlu sering mengganti lensa
-
Cocok untuk event dan dokumentasi
-
Praktis untuk produksi cepat
Walau begitu, sebagian filmmaker tetap lebih memilih lensa prime untuk mendapatkan kualitas cinematic terbaik.