Sensor Full-Frame 32,5 MP dan IBIS
Salah satu peningkatan yang paling banyak dibicarakan adalah penggunaan sensor full-frame 32,5 MP. Resolusinya lebih tinggi dibandingkan EOS R8 yang memakai sensor 24,2 MP.
Resolusi yang lebih besar bisa memberikan detail foto yang lebih banyak. Pengguna juga memiliki ruang lebih luas untuk melakukan crop atau memotong bagian foto tanpa terlalu banyak kehilangan detail. Hal ini dapat membantu fotografer yang sering memotret perjalanan, street photography, portrait, maupun objek dari jarak jauh.
Canon EOS R8 Mark II juga dikabarkan memiliki IBIS atau In-Body Image Stabilization. Sederhananya, fitur ini membantu mengurangi efek goyangan tangan ketika memotret atau merekam video.
IBIS akan menjadi peningkatan yang cukup penting jika benar-benar tersedia. Pengguna bisa lebih nyaman mengambil gambar tanpa tripod, terutama ketika kondisi cahaya mulai redup atau saat membuat video sambil bergerak.
Rumor lain menyebut kamera ini akan menggunakan dua slot kartu SD. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menyimpan file ke dua kartu secara bersamaan atau memisahkan penyimpanan foto dan video. Bagi fotografer yang mengambil banyak gambar dalam satu sesi, fitur ini juga dapat memberikan cadangan file tambahan.
Desain Retro Terinspirasi Kamera Canon Klasik
Selain spesifikasi, Canon EOS R8 Mark II desain retro menjadi salah satu rumor yang paling banyak dibicarakan. Kamera ini disebut akan membawa tampilan yang terinspirasi dari Canon AE-1.
Canon AE-1 terkenal dengan desain khas kamera film, termasuk bentuk bodi yang sederhana dan kontrol fisik yang mudah dikenali. Jika Canon benar-benar membawa konsep serupa ke EOS R8 Mark II, kamera ini bisa memiliki tampilan berbeda dibandingkan sebagian besar kamera EOS R modern.
Desain seperti ini berpotensi menarik fotografer street dan travel yang menyukai tampilan kamera klasik, tetapi tetap membutuhkan teknologi kamera digital modern.
Kemampuan Video untuk Content Creator
Kemampuan video juga menjadi salah satu bagian yang dinantikan dari Canon EOS R8 Mark II. Bocoran sementara menyebut kamera ini akan mendukung perekaman video 4K. Detail seperti frame rate maksimum, durasi perekaman, kemampuan slow motion, dan sistem pendinginan belum diketahui secara pasti.
Sebagai gambaran, EOS R8 generasi pertama sudah mampu merekam video 4K 60p dan Full HD 180p. Jika EOS R8 Mark II mempertahankan kemampuan tersebut sekaligus menambahkan IBIS, proses membuat vlog atau video handheld bisa menjadi lebih praktis.
Fitur ini dapat membantu content creator yang sering membuat video perjalanan, konten YouTube, review produk, atau video media sosial tanpa selalu menggunakan tripod maupun stabilizer tambahan.